Baroedax Panceg

Selasa, 07 Januari 2014

ni Alasan Djadjang Daftarkan Rudiyana ke PT LI

Satu dari pemain magang PERSIB, Rudiyana, akan segera didaftarkan ke PT Liga Indonesia (PT LI). Pendaftaran pemain asli binaan PERSIB untuk masuk skuat Maung Bandung di Indonesia Super League (ISL) 2014 itu berdasarkan rekomendasi pelatih Djadjang Nurdjaman. Pelatih yang biasa disapa Djanur itu menilai kalau Rudiyana seorang striker yang memiliki naluri bagus di depan gawang. "Dia (Rudiyana) pemain hasil binaan PERSIB, dari PERSIB U-21. Dia cukup prospektif, cukup kuat dengan bola," ujar Djadjang, Selasa (7/01). "Dia seorang striker yang punya insting bagus, naluri bagus di depan gawang. Dari teknik dasarnya, dia sudah bagus, shooting dan heading juga bagus, postur juga lumayan," lanjut Djadjang mengenai pemain yang ikut menyumbangkan gol dalam kemenangan PERSIB atas tim Diklat PERSIB U-21 lalu itu. Bila nantinya Rudiyana resmi menjadi pemain PERSIB, maka dalam skuat Pangeran Biru nantinya bakal memiliki lima penyerang. Sebab saat ini tim PERSIB sendiri telah memiliki empat pemain untuk lini depan yakni Tantan, Ferdinand Sinaga, Djibril Coulibaly dan Sigit Hermawan.

Bonucci Tak Pedulikan Keunggulan 8 Poin Juve Atas Roma

Leonardo Bonucci menjadi sosok penting bagi kemenangan 3-0 yang diraih Juventus atas AS Roma akhir pekan lalu. Pria 26 tahun ini mencetak gol kedua Juve sekaligus disiplin dalam menjaga lini belakang, memastikan catatan cleansheet diraih di hadapan suporter sendiri. Kemenangan tersebut juga memperlebar jarak antara kedua tim menjadi delapan poin di papan klasemen. Meskipun telah membawa timnya unggul cukup jauh, namun Bonucci mengakui bahwa ia tak terlalu memikirkan selisih tersebut. "Pertandingan ini menegaskan bahwa Juve masih tim terkuat di Italia saat ini, namun perjalanan musim ini masih sangat panjang," jawab pria kelahiran Viterbo ini. "Keunggulan 8 poin atas Roma? Membahas hal tersebut sama seperti mengendarai mobil sambil melihat kaca spion. Pengemudi yang baik hanya akan selalu melihat ke depan."

Jumat, 08 Maret 2013

SVD Bangga dan senang di panggil TIMNAS

Striker anyar Persib Bandung, Serginho "Sergio" van Dijk, mengaku senang dirinya dipanggil memperkuat tim nasional (timnas) Indonesia asuhan Luiz Manuel Blanco, untuk mengikuti training camp (TC) jelang babak prakualifikasi Piala Asia 2015. Meskipun senang, namun striker naturalisasi asal Belanda itu mengatakan, hal itu perlu dikonsultasikan dulu dengan manajemen tim Persib Bandung terkait pemanggilan tersebut. Dia pun mengaku, hal itu bergantung pada manajemen timnya. "Saya senang bisa dipanggil timnas. Tapi untuk bisa bergabung dengan timnas, itu keputusan manajemen," kata Sergio kepada wartawan sebelum berangkat ke Palembang, Kamis (7/3). Menjelang pertandingan tandang melawan Srwijaya FC, Sabtu (9/3) besok, Sergio enggan merusak konsentrasinya dengan memikirkan pemanggilan tersebut. Dia ingin dulu fokus untuk memperkuat tim yang dibelanya kini. Pasalnya, dia pun tidak ingin timnya harus kembali mengalami kekalahan seperti bertanding di tanah Kalimantan melawan Persisam Samarinda dan Mitra Kukar. Sergio menyatakan, dirinya harus memenangkan pertandingan yang berlangsung dalam waktu dekat ini. Ditanya mengenai izin dari manejemen terkait pemanggilan tersebut, Sergio mengaku belum mengetahuinya. Hal itu masih belum ditentukan oleh pihak manajemen. "Saya mau bergabung dengan timnas. Tapi untuk sekarang, saya mau lebih fokus dulu untuk bermain di Persib," tegasnya. Apabila manajemen tim mengizinkan, lanjut Sergio, dirinya tidak menolak untuk membela negara barunya tersebut. Sebagai pemain yang baru dinaturalisasi, Sergio merasa bangga bisa terpanggil. "Kalau timnas minta dan dapat izin dari manajemen, saya mau pergi dan main untuk timnas," ujarnya.

Selasa, 12 Februari 2013

Juve Tatap Perempat Final

Juventus menumbangkan tuan rumah Celtic 3-0 di babak 16 besar Liga Champions 2012/13 leg pertama. Unggul agregat sementara tiga gol, Juve pun punya kans bagus untuk lolos ke perempat final. Gol-gol Juventus di Celtic Park, Rabu (13/2), diciptakan oleh Alessandro Matri pada awal babak pertama serta Claudio Marchisio dan Mirko Vucinic pada paruh kedua. Kiper dan kapten Juventus, Gianluigi Buffon, jadi bintang dengan tujuh buah penyelamatannya. Sebelum laga, pasukan Antonio Conte diperkirakan bakal menemui kesulitan di Celtic Park, tempat Barcelona tumbang saat fase grup dan jadi kuburan klub-klub Serie A dalam delapan pertandingan sejak 1969. Selain itu, Celtic juga memiliki rekor 21 kali menang dalam 23 pertandingan kandang terakhir mereka di pentas Liga Champions. Namun, Juventus seolah tak terpengaruh. Meski Celtic didukung penuh para suporternya dan terakhir kali bermain di tempat ini 11 tahun silam mereka kalah 3-4, Juventus tampil percaya diri. Gebrakan cepat Juventus membuahkan hasil di menit ke-3. Sebuah operan panjang Federico Peluso melambung di atas Efe Ambrose dan jatuh di kaki Matri, yang kemudian menyontek bola melewati terjangan kiper Fraser Forster. Bola bergulir melintasi garis gawang meski sudah coba dihalau oleh Kelvin Wilson. Celtic lalu balik menekan demi mencari gol penyama kedudukan. Namun, tanpa keberadaan striker Giorgios Samaras yang absen akibat cedera hamstring, Celtic seolah tak punya finisher di barisan depan. Lima shot on target lewat Kris Commons (3), Charlie Mulgrew dan Victor Wanyama, mentah di tangan Buffon. Juventus lebih sering ditekan, Celtic kesulitan menembus barisan pertahanan Bianconeri yang digalang Leonardo Bonucci, Martin Caceres dan Andrea Barzagli. Skor 1-0 untuk Juventus bertahan hingga jeda. Babak kedua juga berlangsung ketat. Hingga pertengahan babak, tak kunjung tercipta gol. Conte lalu menarik sang pencipta assist Peluso dan memasukkan Simone Padoin, sedangkan Neil Lennon di kubu Celtic mengganti Commons dengan Tony Watt. Pada menit 77, tembakan Marchisio dari dalam kotak memanfaatkan operan Matri memaksa Forster memungut bola dari gawang untuk kedua kalinya. Game over untuk tuan rumah di menit 83 setelah assist Marchisio dituntaskan dengan sempurna oleh Vucinic untuk mengubah skor jadi 3-0. Kegagalan Wanyama mencegah Andrea Pirlo, sang pass master Juventus, menunaikan tugasnya dalam mengatur tempo dan aliran permainan turut menjadi faktor penentu dalam laga ini. Juventus pun belum terkalahkan di Liga Champions musim ini dan boleh optimistis menatap leg kedua di Turin 7 Maret mendatang. Susunan pemain Celtic: Forster; Lustig (Matthews 59'), Wilson, Ambrose, Izaguirre; Forrest (kuning 42'), Brown (kuning 76') (Kayal 80'), Wanyama, Mulgrew; Commons (Watt 73'); Hooper (kuning 37'). Cadangan: Zatuska, Matthews, Ledley, Kayal, Miku, Nouioui, Watt. Susunan pemain Juventus: Buffon, Caceres, Barzagli, Bonucci; Lichtsteiner (kuning 37'), Marchisio (kuning 89'), Pirlo, Vidal, Peluso (Padoin 69' - kuning 76'); Vucinic (Anelka 86'), Matri. Cadangan: Storari, Pogba (Matri 81'), Padoin, Marrone, Giovinco, Anelka, Quagliarella.
Duel Glasgow Celtic melawan Juventus di babak 16 besar Liga Champions berpeluang menghadirkan inspirasi besar seperti yang terjadi dalam pada fase grup. Kedua tim ini sempat berada dalam posisi sulit dan kemudian menunjukkan mental tanding hebat yang membawa mereka lolos ke babak knockout. Celtic menjadi tim pertama yang bisa mengalahkan Barcelona musim ini. Berbekal pertahanan disiplin dan dukungan hebat dari suporter, Celtic berhasil membuat Barca pulang dengan tangan hampa dari Celtic Park. Di sisi lain, Juventus beberapa kali lolos dari lubang jarum dan finis sebagai juara grup. Dua pertandingan melawan Chelsea adalah bukti betapa Si Nyonya Tua mulai menemukan kembali mental juara mereka. Pertemuan kedua tim sebelumnya cukup berimbang dengan masing-masing mengemas dua kemenangan dalam empat pertandingan dalam empat laga. jadi bisa dipastikan bahwa partai Celtic versus Juventus tak akan berat sebelah.

Senin, 11 Februari 2013

Tolak Klub Australia Dan Thailand Untuk Persib

Top skor A-League 10/11, Sergio Van Dijk ternyata menolak pinangan beberapa klub termasuk klub dari Australia dan Thailand untuk bisa bergabung dengan Persib Bandung. 

Setelah melalui proses administrasi yang cukup panjang untuk mendapatkan status WNI, akhirnya harapan untuk membela Maung Bandung tersebut dapat tercapai.

Kepastian bergabungnya Sergio dengan Persib Bandung diumumkan oleh manajemen PT PBB hari senin malam (11/2) di Grha Persib. Selain dihadiri oleh tim Persib, lengkap dari staff pelatih, para pemain, dan para ofisial tim, para petinggi PT PBB dari mulai Presiden Direktur, para Komisaris dan Direktur juga tampak di gedung yang terletak di jalan Sulanjana no 17 tersebut.

Sergio yang datang dengan memakai setelan jas juga membawa serta keluarganya. Dengan bahasa Indonesia yang cukup lancar, ia mengatakan bahagia pada akhirnya dapat bergabung bersama tim asal kota Bandung ini.

Dalam sesi wawancara dengan para peliput, terungkap bahwa sebelum mencapai kesepakatan dengan manajemen Persib, Sergio ternyata sudah menolak beberapa tawaran kontrak dari klub asal dalam dan luar negeri.

“Dulu ada Sriwijaya FC, ada klub dari Thailand, Australia, tapi saya merasa Persib itu klub yang saya mau,” ujar Sergio.

“Saya senang sekarang (resmi menjadi) pemain persib. Persib klub besar di indonesia dengan suporter terbaik d indonesia, pemain-pemain terbaik. Sekarang saya senang semua bisa selesai,” ungkapnya lega.

Namun sebagai penyerang, ia tidak mau mematok target pribadi sebagai top skor di Liga Super Indonesia. Gelar tersebut menurutnya tidak lebih penting dari kemenangan tim Persib untuk mengejar target untuk juara.

Setelah seluruh proses administrasi sebagai Warga Negara Indonesia beres, Sergio juga mengungkapkan keinginannya untuk membela skuat Garuda di masa depan.

Mantan pemain Persib Bandung, Yaris Riyadi pun, menaruh optimisme tinggi terhadap tim Persib musim ini, 2013. Dengan materi pemain terbaik, Yaris yakin Persib musim ini bisa mendapatkan prestasi yang lebih baik.

“Saya sebagai bobotoh harus yakin dengan tim ini. Karena saya lihat pelatihnya bagus, pemain-pemainnya bagus semua dan banyak pemain dari timnas. Harapannya sih bisa lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” ujar Yaris saat ditemui tim Simamaung.

(Simamaung)

=======================
Persisam Samarida vs Persib Bandung
Sabtu 16 Februari 2013
19.00 WIB
Stadion Segiri, Samarinda
Live RRI Pro 2 Bandung & Bobotoh FM (Radio)
Live ANTV

Sabtu, 19 Januari 2013

Adelaide United: Kontrak Diputus, SVD Segera Gabung Ke Persib

Situs resmi Federasi Sepak bola Australia (FFA) memberitakan bahwa Striker Sergio Van Dijk resmi memutus kontrak dengan klub Adelaide United untuk segera bergabung ke klub Persib Bandung. Melalui akun twitternya, penyerang berumur 30 tahun itu juga sudah pamit dengan mengatakan terima kasih kepada teman-teman seklub dan juga fansnya di Adelaide. Menurut Goal.com Australia, kesepakatan Adelaide untuk memutus kontraknya terjadi setelah beberapa waktu lalu Sergio Van Dijk menyatakan minatnya untuk keluar dari klub tersebut. Sergio beralasan bahwa ia ingin lebih dekat dengan keluarganya. Musim ini, pemain berdarah Indonesia itu ia lebih sering bermain untuk tim Junior Adelaide United daripada untuk tim seniornya, ia hanya bermain 3 kali untuk tim senior. Karena itu, maka hubungan ia dengan pelatih John Kosmina dikabarkan memburuk. Melalui situs FFA, Adelaide United mengkonfirmasi bahwa penyerangnya itu sudah dilepas dan akan segera bergabung dengan Persib Bandung. Pada halaman tersebut, Adelaide United mengucapkan terima kasih atas kontribusi Sergio selama membela klub dan mendoakan kesuksesan sang striker di masa depan karirnya. Manajemen Persib Bandung kemungkinan besar akan langsung mendaftarkan Sergio ke PT LI sebagai bagian dari skuat Persib 2013 sebelum pendaftaran pemain ditutup pada tanggal 18 Januari.

Review: Empat Gol Juve Gilas Udinese

Juventus akhirnya berhasil meraih kemenangan pertama di 2013. 4 gol mereka menggilas Udinese di Juventus Stadium, Minggu (20/1). Si Nyonta Tua langsung mengambil inisiatif serangan pertama, mereka mengandalkan Vucinic dan Giovinco di depan bermodalkan kecepatan. Sayang penyakit Bianconeri masih sama, mereka banyak menciptakan peluang namun tidak cukup mampu mengkonversinya menjadi gol. Bahkan gol baru datang hanya beberapa menit sebelum turun minum, menit 41 Paul Pogba mengkreasi golazo dari jarak jauh. Memanfaatkan bola liar sepakan deras dari luar kotak penalti memberi Juve keunggulan 1 gol sebelum jeda. Mengawali babak kedua Conte memutuskan untuk mengganti Giovinco dengan Alessandro Matri. Meski begitu gol tambahan baru tercipta di menit 66. Lagi-lagi Paul Pogba yang menciptakannya, kembali dari sepakan jarak jauh di luar kotak penalti. Bola menghunjam ke pojok bawah tanpa bisa dihadang Padelli. Keunggulan Kekasih Italia kian nyaman saat laga memasuki menit 72, Mirko Vucinic mencetak gol ketiga dari jarak dekat usai menerima corner yang dikirim Arturo Vidal. Udinese yang ingin menipiskan skor tak kunjung menemui apa yang mereka mau. Muriel dan Di Natale kesulitan menembus lini belakang Juve yang kali ini nampak lebih disiplin. Le Zebrette malah harus kembali menelan pil pahit saat Alessandro Matri lolos dari jebakan offside, dengan kalem Matri melewatkan bola di antara kaki Padelli untuk membawa tuan rumah unggul 4-0 di menit 80. Skor tersebut bertahan hingga wasit meniup peluit panjang usai memberi 2 menit injury time. Tambahan 3 angka sementara waktu menjauhkan Juve dari Lazio sebanyak 5 poin yang beberapa jam sebelumnya bermain seri 2-2 dengan Palermo. Starting Line Up: Juventus: Buffon; Barzagli, Bonucci, Caceres; Lichtsteiner, Vidal, Pogba, Giaccherini, De Ceglie (Isla 83'); Vucinic, Giovinco (Matri 45'). Bench: Storari, Rubinho, Peluso, Rugani, Garcia, Padoin, Marrone, Isla, Schiavone, Matri, Beltrame, Kabashi. Udinese: Padelli; Heurtaux, Domizzi, Danilo; Basta, Pinzi, Allan, Lazzari, Pasquale (Gabriel 83'); Pereyra (Di Natale 51'); Muriel (Maicosuel 73'). Bench: Scuffet, Pawlowski, Coda, Angella, Faraoni, Silva, Merkel, Ranegie, Di Natale, Maicosuel, Campos, Fabbrini, Merkel.

Rabu, 21 Desember 2011

Juventus Taklukkan Novara


Juventus menghadapi Novara dalam lanjutan Serie A. Mereka berhasil mengalahkan lawan mereka tersebut dengan skor 2-0.

Pertandingan baru memasuki menit 4 namun Bianconeri telah berhasil membuat gebrakan. Pemain Juventus, Paolo De Ceglie berhasil menerobos sisi kiri pertahanan Novara. Ia langsung mengirimkan umpan terobosan kepada Simone Pepe yang telah berada di depan gawang Novara. Pepe yang tidak terkawal akhirnya mampu mencetak gol ke gawang Novara.

Del Piero hampir saja menggandakan keunggulan Bianconeri pada menit 31. Giaccherini berhasil mengirimkan umpan lambung kepada Del Piero yang telah berada di daerah kotak penalti lawan. Pemain veteran Juventus tersebut mencoba mengarahkan bola ke sudut pojok gawang namun bola masih melebar dari gawang.

Juventus hampir saja mencetak gol ketiga mereka namun penampilan gemilang dari kiper Ujkani berhasil menggagalkan peluang mereka. Pepe mengirimkan umpan lambung ke depan gawang Novara. Giaccherini berhasil menanduk bola tersebut dengan keras ke arah gawang pada menit 40. Sayangnya kiper Ujkani berhasil menepis bola tersebut.

Del Piero benar-benar kurang beruntung dalam pertandingan ini. Ia mendapatkan peluang emas namun gagal memanfaatkannya dengan baik pada menit 48. Pepe berhasil menerobos pertahanan Novara hingga berhasil masuk ke area kotak penalti. Ia langsung mengirimkan umpan terobosan kepada Del Piero tengah tak terkawal. Del Piero sebenarnya masih memiliki waktu namun ia terburu-buru menendang bola tersebut hingga bola itu akhirnya melebar dari gawang.

Novara hampir saja menyamakan kedudukan pada menit 64. Pemain Novara. Morganella berhasil memberikan umpan matang dari sisi kanan pertahanan Juventus. Rubino berhasil mengecoh Chiellini kemudian menanduk umpan tersebut ke pojok kiri gawang. Buffon melakukan aksi gemilang untuk menggagalkan peluang emas tersebut.

Juventus menambah keunggulannya pada menit 75. Sebuah tendangan pojok dari Andrea Pirlo berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Fabio Quagliarella. Ia menanduk bola tersebut ke sudut kiri gawang tanpa mampu dihalau kiper Ujkani. Skor menjadi 2-0 untuk keunggulan Juventus.

Bianconeri hampir saja memperbesar kemenangannya pada menit 82. Tendangan pojok dari Pepe berhasil diterima oleh Matri. Ia berhasil mengirimkan umpan matang kepada Marchisio yang berdiri tak terkawal di depan gawang. Ia langsung menendang bola tersebut ke arah pojok kiri gawang. Kiper Ujkani sudah tidak berhasil menghadangnya namun pemain bertahan Novara, Paci berhasil menghadangnya dengan susah payah.

Juventus akhirnya berhasil mengunci kemenangan 2-0 setelah peluit akhir pertandingan dibunyikan. Kemenangan ini membuat The Old Lady bertahan di puncak klasemen dengan raihan 33 poin. Novara sendiri tetap berada di zona degradasi dengan menduduki posisi ke 19 dengan raihan 11 poin.

Susunan Pemain:

Juventus:
Buffon; Lichtsteiner, Barzagli, Chiellini, De Ceglie; Giaccherini, Pirlo (Pazienza), Marchisio; Pepe, Quagliarella (Matri 77'), Del Piero (Etigarribia 63').

Novara:
Ujkani; Morganella, Dellafiore (Paci 20'), Ludi, Centurioni, Gemiti; Marianini (Porcai 55'), Radovanovic, Rigoni; Meggiorini, Rubino (Mazzarani 76').

Juventus Berencana Pinjam Borriello


Pemuncak klasemen Serie A, Juventus dikabarkan bersiap menampung striker AS Roma, Marco Borriello dengan status pinjaman di bursa transfer Januari nanti.

Mantan pemain Genoa ini memang tengah berada di pintu keluar setelah gagal mendapatkan tempat dalam skuad Luis Enrique.

Pemain berusia 29 tahun ini sebenarnya baru saja dipermanenkan oleh Roma di awal musim ini setelah menjalani masa peminjaman dari AC Milan selama satu musim.

Namun, bukannya tampil lebih banyak dan terus menorehkan gol untuk Roma, Borriello malah lebih sering menjadi pemain cadangan, bahkan dirinya musim ini baru memainkan dua laga di Serie A.

Borriello sendiri sebenarnya bukan pemain incaran baru Juventus, mereka sempat ingin mendapatkannya di tahun 2010. Namun, Borriello akhirnya lebih memilih bermain untuk Roma.

Si Nyonya Tua pun akhirnya merekrut Fabio Quagliarella dari Napoli.

Belum jelas apakah Roma bersedia untuk melepas Borriello dengan status pinjaman, namun yang pasti mereka bersedia melepas Borriello dengan biaya transfer sebesar 12 juta Euro.

Serigala Roma Semakin Buas


AS Roma terus menorehkan hasil positif, setelah menghajar Napoli di kandangnya, kini giliran Bologna yang mereka tundukkan dengan skor 2-0, Kamis (22/12).

Bertandang ke markas Bologna, Stadion Renato Dall'Ara, Roma tampil impresif sejak menit pertama. Kepercayaan diri setelah mengalahkan Napoli membuat Serigala Roma tampil trengginas.

Peluang demi peluang terus mereka ciptakan, dan gol pun memang tinggal menunggu waktu saja. Di menit ke-17 sebuah set piece berhasil dimanfaatkan oleh Rodrigo Taddei menjadi gol pertama Roma di pertandingan ini.

Unggul satu gol, Roma pun semakin semangat untuk menambah pundi-pundi golnya.

Puncaknya, di menit ke-40 sebuah tendangan kaki kiri yang sangat terarah dari Pablo Osvaldo berhasil menambah keunggulan Roma menjadi 2-0.

Hingga turun minum, tak ada lagi gol tambahan yang berhasil diciptakan oleh kedua tim, keunggulan 2-0 berhasil dipertahankan Roma.

Di babak kedua, Roma tetap tampil menekan, lini tengah mereka yang dihuni Miralem Pjanic, Erik Lamela, Daniele De Rossi dan juga Fernando Gago benar-benar solid, sehingga tak mengherankan bila Roma mampu memegang kendali permainan.

Bologna sendiri juga beberapa kali sempat membuat Maarten Stekelenburg bekerja keras, namun hal itu tak cukup untuk membuat kiper Internasional Belanda ini memungut bola dari gawangnya.

Hingga peluit panjang ditiup oleh wasit, AS Roma tetap unggul 2-0 atas tuan rumah Bologna.

Dengan hasil ini, Roma bertahan di posisi ketujuh di bawah Napoli dengan poin sama 24.

Senin, 19 Desember 2011

Rosell: Barca Era Guardiola Terbaik Dalam Sejarah


Barcelona berhasil menjadi juara Piala Dunia Antar Klub. Sang presiden klub, Sandro Rosell memberikan pujian setinggi langit terhadap timnya.

Rosell merasa senang atas kemenangan tersebut. Ia merasa bahwa Josep Guardiola telah membentuk tim terbaik dalam sejarah. Rosell hanya bisa memberikan kata- kata positif bagi timnya.

"Tim dari Pep Guardiola ini mungkin adalah tim sepak bola terbaik dalam sejarah. Sangat luar biasa bagaimana mereka bermain, mengoper bola, bertahan. Itu cantik," imbuh Rosell.

"Sulit untuk mencapai puncak namun terlebih lagi adalah untuk bertahan di puncak. Tim ini tengah melakukannya. Kami harus menikmati saat ini. Lemari trofi tim mulai menyamai sejarah klub ini."

"Musim ini akan terasa bagus tak peduli bagaimana sisa dari perjalanan ini. Jika kami memenangkan lebih banyak gelar maka akan terasa lebih sempurna."

Guardiola: Barca Selalu Lapar Gelar


Pelatih Barcelona, Josep Guardiola, kini mulai memikirkan perburuan gelar La Liga dengan Real Madrid, serta Liga Champions Eropa, setelah perjuangan di Jepang, yang berakhir dengan mahkota juara dunia.

Dalam tiga setengah tahun karirnya bersama Barca, Guardiola sejauh ini telah meraih 13 gelar, dan yang baru saja diraih adalah trofi Piala Dunia Antar Klub yang diraih setelah mengandaskan perlawanan Santos dengan skor telak empat gol tanpa balas.

"Ini merupakan awal yang sempurna untuk bertarung di tahun 2012," kata Guardiola.

Berstatus juara Eropa, Barcelona tiba di Jepang pada akhir pekan lalu, setelah penampilan impresif dengan mengalahkan Real 1-3 di Santiago Bernabeu. Kemenangan yang membuat Barcelona berhak memimpin klasemen La Liga, meski kini telah direbut kembali oleh Madrid setelah kemenangan meyakinkan 6-2 dari Sevilla.

"Akan mengagetkan bagi saya jika tim ini menyerah," jelas Guardiola sekaligus menegaskan bahwa raihan kesuksesan tidak membuat timnya kehilangan motivasi juara.

"Bagi kami, target kami adalah memainkan sepak bola hebat untuk para penonton, bertarung untuk (gelar juara) La Liga, dan berkeliling Eropa untuk memperlihatkan level kami pada masyarakat."

"Sukses ini semuanya mengenai pemain-pemain hebat dan usaha mereka," tegasnya.

Tetapi Guardiola mengakui kalau kesuksesan timnya di Piala Dunia Antar Klub berharga cukup mahal, setelah penyerang David Villa, mendapat cedera patah tulang kering pada laga semifinal melawan Al Sadd.

Ia kemungkinan besar harus beristirahat sampai lima bulan. Dengan demikian Villa akan kehilangan banyak pertandingan-pertandingan yang tersisa musim ini.

Guardiola menyatakan setelah Villa cedera, bahwa tidak etis untuk berbicara mengenai kemungkinan Barca mencari pengganti striker utama timnas Spanyol tersebut.

"Cederanya adalah hal paling tidak menguntungkan dari turnamen ini, tetapi saya yakin ia akan segera kembali ke tim," tandasnya.

Minggu, 18 Desember 2011

Barca Lumat Santos Empat Gol Tanpa Balas


Messi berhasil memenangkan duel dengan bintang muda Brazil, Neymar, di final Piala Dunia Antar Klub dengan skor 4-0, di Stadion Nissan, Minggu (18/12).

Pertandingan final Piala Dunia Antar klub yang sangat ditunggu-tunggu, karena menampilkan dua tim yang memiliki pemain-pemain bertalenta tinggi. Namun, yang paling dinantikan adalah duel seru antara pemain terbaik dunia, Lionel Messi dan juga pemain yang disebut sebut bakal menjadi pemain terbaik dunia, Neymar.

Kedua tim memang cukup pantas bermain di partai final ini, mereka benar-benar menunjukkan kualitas yang dimiliki, tidak hanya Messi dan Neymar yang unjuk gigi, pemain lain pun ikut menampilkan kemampuan terbaiknya.

Namun, Barca tetaplah Barca, salah satu tim terbaik yang memiliki gaya permainan Tiki-Taka yang sangat indah. Mereka pun berhasil unggul ketika pertandingan baru berlangsung tujuh belas menit.

Adalah, sang mega bintang, Lionel Messi yang berhasil membuka pundi-pundi gol di pertandingan ini. Memanfaatkan umpan Xavi, Messi mencongkel bola melewati kiper dan gol, 1-0 untuk Barca.

Tak butuh waktu lama, Xavi yang memberikan assist kini mencatatkan namanya di papan skor. Tendangan mendatar pemain Internasional Spanyol ini tak mampu dihalau kiper Santos, Rafael.

Barca pun semakin menunjukkan kekuatannya, penguasaan bola terus dipegang anak asuh Josep Guardiola ini.

Dominasi Messi pun semakin menunjukkan bahwa dirinya kandidat kuat pemain terbaik dunia 2011, sedangkan Neymar, yang digadang-gadang bakal menampilkan kemampuan terbaiknya, sedikit tak terlihat.

Pertandingan babak pertama ini pun diakhiri oleh sebuah gol cari Cesc Fabregas. Gol pemain Spanyol ini diperoleh setelah memanfaatkan bola muntah setelah terjadi kemelut di depan gawang Santos, kedudukan menjadi 3-0.

Di babak kedua, kendali permainan masih tetap dipegang oleh Barca, tusukan-tusukan dan juga peluang peluang emas berkali-kali tercipta.

Sedangkan Santos dengan Neymar-nya, masih belum mampu membuat gawang Barca bergetar, meski Neymar sempat mengobrak-abrik lini pertahanan Barca.

Barca bahkan berhasil menambah keunggulannya di menit ke-82, lagi-lagi ketenangan dan juga skil yang dimiliki oleh Lionel Messi berhasil membuat klub Catalan ini menambah pundi-pundi gol Barca menjadi 4-0.

Di menit-menit akhir babak kedua juga sempat tercipta peluang emas, namun masih belum berhasil dikonversikan menjadi gol.

Barcelona dengan Messi-nya berhasil melumat Santos dengan Neymar-nya, empat gol tanpa balas di final Piala Dunia Antar Klub.

Sabtu, 17 Desember 2011

Bobotoh Kumpulkan Koin Untuk Persib


Suporter Persib di Sukabumi "Bobotoh" melakukan penggalangan dana untuk kesebelasan asal Bandung, Jawa Barat, ini setelah pihak Komisi Disiplin PSSI menjatuhkan denda sebesar Rp1 miliar.

"Kami melakukan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian kami terhadap tim sepak bola kesayangan masyarakat Jabar, dan kami beri nama penggalangan dana ini "Koin Untuk Persib"," kata Raja Viking Sukabumi atau Ketua Suporter Persib Sukabumi, Ris-Ris RAP, kepada wartawan, Sabtu.

Ia mengatakan bahwa nantinya setelah koin terkumpul akan diserahkan kepada manajemen Persib di Bandung.

Menurutnya, koin untuk Persib ini tidak hanya dilakukan di Sukabumi saja, tetapi di beberapa daerah lainnya baik di dalam maupun luar Jabar yang dilakukan oleh para "Bobotoh" Persib yang merasa kecewa dengan keputusan PSSI tersebut.

Selain itu, para supertor Persib juga kecewa dengan keputusan yang menjatuhkan denda sebesar Rp1 miliar dan mendegradasikan Persib ke Divisi Utama Liga Indonesia, tanpa ada solusi. Selain itu, kata Ris-Ris banyaknya klub sepak bola di Indonesia yang menentang PSSI, karena kekisruhan yang dilakukan oleh para pengurus.

"Seharusnya yang bertanggung jawab itu PSSI dengan banyaknya klub sepak bola yang menentang PSSI karena kebijakannya yang hanya mementingkan kepentingan pribadi dan kelompoknya saja. Sampai kapanpun kami tetap akan mendukung Persib," tambahnya yang juga kakak kandung dari artis asal Sukabumi, Happy Salma.

Diharapkan, koin yang terkumpul ini bisa membantu Persib untuk membayar denda yang dijatuhkan oleh PSSI, dan kegiatan ini akan dilakukan sampai koin yang terkumpul bisa mencukupi untuk membayar denda tersebut.

"Dipastikan tidak hanya Persib saja yang kecewa dengan manajemen PSSI, maka dari itu kegiatan ini juga kami lakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia sepak bola tanah air yang minim prestasi,"

Barca Turut Pantau Yann M'Vila


Barcelona rupanya turut bersaing dengan tim-tim papan atas Eropa untuk mendapatkan gelandang Rennes, Yann M'Vila.

Menurut laporan Cadena Cope, pemandu bakat Barca Urban Ortega telah memantau langsung permainan M'Vila beberapa waktu lalu saat Rennes bertanding di Liga Europa lawan Celtic.

Pemain berusia 21 tahun tersebut tampil gemilang bersama Rennes dan menjadi pemain reguler di timnas Prancis. Ia berpeluang besar dibawa Laurent Blanc ke Piala Eropa 2012 musim panas mendatang.

Sebelumnya, M'Vila sempat dikabarkan menjadi incaran Arsenal awal musim ini ketika The Gunners mencari pemain baru untuk menggantikan Cesc Fabregas dan Samir Nasri yang hengkang.

Menurut agen M'Vila, Ouidycon Ahmed, pemainnya tersebut sangat tertarik untuk bermain di tim besar pada musim 2012-2013 mendatang.

Selain Barca, Real Madrid pun dikabarkan berminat pada M'Vila dan ingin memboyong pemain berposisi gelandang bertahan itu ke Santiago Bernabeu menyusul beberapa pemain Prancis yang lebih dulu berkostum Los Blancos, seperti Raphael Varene dan Karim Benzema.

Barca dan Dua Tim Italia Incar Wonderkid Chile


Pemain muda asal Chile, Bryan Carrasco, menjadi target buruan Barcelona dan dua tim Serie A, Udinese dan Parma.

Pemain timnas Chile U-20 itu tampil gemilang pada Piala Amerika U-20 dan mencetak dua gol untuk La Roja. Ia juga menjadi pemain inti di timnya sekarang, Audax Italiano, meski gagal membawa Audax lolos ke play-off Clausura akhir tahun ini.

Menurut sang agen, Pablo Lecler, Carrasco belum memikirkan kemungkinan gabung tim besar Eropa, namun tak menutup kemungkinan bermain di luar negeri.

"Barcelona telah memantaunya sepanjang tahun ini, tapi mereka juga tahu bahwa ada banyak tim yang juga berminat pada pemain muda ini," kata Lecler.

"Bryan adalah pemain yang punya DNA pemenang. Banyak klub yang berminat, meski belum ada yang memberi tawaran konkret,"

Lecler menambahkan, selain Genoa dan Palermo juga berminat pada Carrasco, termasuk sejumlah tim Spanyol selain Barcelona.

Carrasco sendiri masih terikat kontrak dengan Audax hingga tahun 2015, namun kemungkinan besar akan dilepas klub Chile tersebut bila ada tawaran menarik yang datang dari klub-klub Eropa.

Hancurkan Sevilla, Madrid Kudeta Barca


Real Madrid kembali ke puncak klasemen La Liga setelah berhasil mengandaskan perlawanan Sevilla dengan skor telak 6-2 di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan, Minggu (18/12) dini hari.

Berhasrat merebut pucuk pimpinan La Liga dari Barcelona membuat Real Madrid tampil menggila sejak menit pertama. Aksi Di Maria, Ronaldo dan Callejon membuat hidup Sevilla semakin sulit di pertandingan ini.

Permainan agresif Madrid akhirnya membuahkan hasil di menit ke-10 lewat tendangan Cristiano Ronaldo. Dimulai dengan aksi gemilang Di Maria yang melewati barisan pertahanan Sevilla untuk kemudian mengirim bola kepada Ronaldo, tanpa ampun penyerang asal Portugal ini melesakkan bola melewati Javi Varas.

Sevilla mendapat peluang besar untuk menyamakan kedudukan di menit ke-12. Jesus Navas melepas umpan silang mendatar yang melewati semua pemain di kotak penalti Madrid sebelum akhirnya datang menghampiri Mani yang melepas tendangan keras ke arah gawang Madrid. Namun Casillas luar biasa mampu menepis bola hingga membentur tiang dan kemudian dibuang oleh Pepe.

Bermain terbuka seolah hanya menimbulkan petaka bagi Sevilla. Mereka kembali kebobolan di menit ke-37. Lagi-lagi Di Maria menggiring bola melewati barisan pertahanan Sevilla sebelum akhirnya melepas umpan silang yang disambut sempurna oleh Jose Callejon untuk menambah keunggulan Madrid.

Madrid berpesta gol di babak pertama. Cristiano Ronaldo kembali mencetak gol ketiga Madrid di pertandingan ini pada menit ke-41 melalui tendangan jarak jauh yang fantastis dengan memanfaatkan umpan dari Karim Benzema.

Unggul tiga gol rupanya membuat Madrid lengah dan berakibat kepada diusirnya Pepe di penghujung laga setelah pelanggarannya mendapat kartu kuning kedua. Demi keseimbangan tim, Jose Mourinho kemudian menarik keluar Jose Callejon untuk kemudian digantikan oleh Raul Albiol.

Bermain dengan 10 orang sempat membuat Madrid mengendurkan serangannya di awal babak kedua. Akibatnya Sevilla melalui Jesus Navas berkali-kali tercatat membahayakan gawang Casillas, meski akhirnya gagal membuahkan gol.

Perlahan tapi pasti, Madrid kembali menemukan ritme permainan mereka hingga akhirnya kembali mencetak gol melalui Angel Di Maria di menit ke-66. Benzema dengan cerdik memberikan umpan melewati barisan pertahanan Sevilla hingga membuat Angel Di Maria tinggal berhadapan dengan Javi Varas dan membuat Madrid unggul 4-0.

Sevilla akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan di menit ke-69 melalui gol yang dicetak Jesus Navas. Kerja sama apik Kanoute dan Campana menempatkan bola kepada Navas yang lantas melepas tendangan menembus pojok kanan gawang Casillas. Skor kini berubah menjadi 4-1.

Kedua tim bermain dengan 10 pemain setelah Manu Del Moral diusir keluar akibat dianggap melakukan tekel berbahaya dari belakang kepada Arbeloa di menit ke-74. Anehnya wasit bahkan tidak mengeluarkan kartu kepada Xabi Alonso yang melakukan pelanggaran serupa semenit berselang.

Real Madrid menambah golnya menjadi 5-1 setelah di menit akhir pertandingan Cristiano Ronaldo mencetak Hattrick dari kotak penalti. Wasit memberikan hadiah penalti setelah Benzema dijatuhkan Fazio di kotak terlarang.

Dua gol tambahan terjadi di menit akhir pertandingan untuk masing-masing tim. Madrid menambah keunggulan melalui gol perdana Hamit Altintop dengan memanfaatkan umpan Alonso. Sedangkan tuan rumah memperkecil kekalahan dengan gol yang dicetak Alvaro Negredo di babak injury time.

Kemenangan ini membawa Real Madrid kembali ke puncak klasemen dengan menggeser Barcelona. Sementara Sevilla tertahan di peringkat 5 dengan 24 poin.

Starting Kedua Tim:
Real Madrid (4-2-3-1): Casillas, Arbeloa, Pepe, Ramos, Marcelo; Xabi Alonso, Diarra; Callejon, Di Maria, Ronaldo; Benzema.

Sevilla (4-3-3): Javi Varas; Coke, Caceres, Spahic, Navarro; Medel, Trochowski, Rakitic; Navas, Manu del Moral, Negredo.

Kamis, 15 Desember 2011

Final Ideal, Barca Tantang Santos


Final ideal Piala Dunia Antar Klub akhirnya benar-benar terjadi, hal ini setelah Barcelona lolos ke final setelah mengalahkan AL Sadd empat gol tanpa balas, Kamis (15/12).

Meski menghadapi tim yang kualitasnya berbeda jauh, namun Barca tak sedikit pun memandang remeh Al Sadd, hal tersebut dibuktikan dengan hampir ditampilkannya seluruh tim inti Barca.

Maka bukan hal yang aneh bila Barca terus-menerus menggempur pertahanan jawara Asia ini.

Peluang demi peluang terus diciptakan oleh skuad asuhan Pep Guardiola ini, namun ketatnya lini belakang dan juga penyelesaian akhir yang kurang sempurna membuat gol urung tercipta.

Akhirnya gol yang ditunggu-tunggu lahir juga, namun kali ini bukan karena skil dan juga kerja sama yang apik para pemain Barca, melainkan karena kesalahan koordinasi lini belakang Al Sadd.

Adalah Adriano yang berhasil memecahkan kebuntuan di menit ke-25 setelah berhasil mencuri bola backpass pemain belakang Nadir Berhadj kepada kiper Mohamed Saqr Ahmed.

Selanjutnya, Barca pun terus mendominasi permainan, bahkan hingga 30 menit babak pertama berjalan penguasaan bola sangat timpang, Barca benar-benar memegang kendali permainan, bahkan pemain Al Sadd sangat jarang memegang bola.

Di menit ke-32 sebenarnya Barca berhasil menambah keunggulannya, sayang posisi David Villa ketika menyambar bola liar sudah berada pada posisi offside.

Di menit-menit akhir babak pertama, tepatnya di menit ke-43, Adriano berhasil menambah keunggulan Barca.

Adriano berhasil melakukan tendangan ke arah gawang yang cukup manis, meski tak terlalu keras namun, kiper Al Sadd cukup kesulitan untuk membendungnya.

Gol dari Adriano tersebut menjadi gol penutup di babak pertama ini, Barca sementara unggul dua gol tanpa balas.

Di babak kedua ini, Barca tetap bermain seperti di babak pertama tadi, penguasaan bola penuh dan juga tusukan-tusukan mematikan ke jantung pertahanan Al Sadd.

Namun, karena banyaknya pemain Al Sadd yang turun di lini pertahanan membuat para pemain Barca cukup kesulitan.

Kembali sebuah peluang emas tercipta, sebuah tendangan bebas yang cukup cantik dari Lionel Messi, beruntung Mohammed Saqr masih mampu mementahkan peluang tersebut.

Tak cukup disitu, di menit ke-63, umpan terobosan dari Lionel Messi kepada Seydou Keita menjadi awal terciptanya gol ketiga Barca.

Keita yang sudah memasuki kotak penalti Al Sadd dengan tenang mampu menempatkan bola di luar jangkauan Mohammed Saqr, keunggulan pun bertambah.

Barca pun semakin tak terbendung, sebuah umpan terobosan dari Thiago Alcantara ke dalam kotak penalti Al Sadd berhasil dimanfaatkan oleh Maxwell untuk mencetak gol keempat Barca di menit ke-81.

Meski terus menerus menggempur pertahanan Al Sadd, namun hingga peluit panjang ditiup oleh wasit tak ada lagi gol tambahan yang tercipta.

Barcelona berhasil lolos ke babak final menghadapi Santos pada hari Minggu (18/12) mulai pukul 18.00 WIB.

Mascherano: Barca Harus Hargai Santos


Barcelona akan menghadapi Santos dalam final Piala Dunia Antar Klub. Javier Mascherano berharap timnya dapat menghargai calon lawannya tersebut.

Barca baru saja mengalahkan Al Sadd dalam babak semifinal Piala Dunia Antar Klub. Mereka mencetak 4 gol tanpa balas dalam pertandingan tersebut. Tim asuhan Josep Guardiola tersebut akan bertemu Santos yang sebelumnya berhasil mengalahkan Kashiwa Reysol.

Mascherano mengesampingkan fakta bahwa Santos adalah sebuah klub Brazil dan dirinya adalah seorang pemain Argentina. Dua negara yang merupakan seteru abadi dalam dunia sepak bola. Ia justru menegaskan bahwa takkan mudah bagi timnya untuk menghadapi Santos.

"Final tersebut takkan menjadi istimewa karena saya seorang pemain Argentina,"

"Jelas bahwa ini adalah final, kami ingin memenangkannya karena ini merupakan gelar yang penting bagi kami. Kami akan mencoba melakukan hal yang benar untuk mendapatkan gelar."

"Santos sangat bagus, mereka memiliki pemain depan yang penting, seperti Neymar dan Ganso."

"Saya tahu mereka berpengalaman karena saya pernah bermain di Brazil dan pelatih mereka sangat pintar. Mereka telah berada di final jadi kami harus menghargai mereka."