Baroedax Panceg
Sabtu, 17 Desember 2011
Bobotoh Kumpulkan Koin Untuk Persib
Suporter Persib di Sukabumi "Bobotoh" melakukan penggalangan dana untuk kesebelasan asal Bandung, Jawa Barat, ini setelah pihak Komisi Disiplin PSSI menjatuhkan denda sebesar Rp1 miliar.
"Kami melakukan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian kami terhadap tim sepak bola kesayangan masyarakat Jabar, dan kami beri nama penggalangan dana ini "Koin Untuk Persib"," kata Raja Viking Sukabumi atau Ketua Suporter Persib Sukabumi, Ris-Ris RAP, kepada wartawan, Sabtu.
Ia mengatakan bahwa nantinya setelah koin terkumpul akan diserahkan kepada manajemen Persib di Bandung.
Menurutnya, koin untuk Persib ini tidak hanya dilakukan di Sukabumi saja, tetapi di beberapa daerah lainnya baik di dalam maupun luar Jabar yang dilakukan oleh para "Bobotoh" Persib yang merasa kecewa dengan keputusan PSSI tersebut.
Selain itu, para supertor Persib juga kecewa dengan keputusan yang menjatuhkan denda sebesar Rp1 miliar dan mendegradasikan Persib ke Divisi Utama Liga Indonesia, tanpa ada solusi. Selain itu, kata Ris-Ris banyaknya klub sepak bola di Indonesia yang menentang PSSI, karena kekisruhan yang dilakukan oleh para pengurus.
"Seharusnya yang bertanggung jawab itu PSSI dengan banyaknya klub sepak bola yang menentang PSSI karena kebijakannya yang hanya mementingkan kepentingan pribadi dan kelompoknya saja. Sampai kapanpun kami tetap akan mendukung Persib," tambahnya yang juga kakak kandung dari artis asal Sukabumi, Happy Salma.
Diharapkan, koin yang terkumpul ini bisa membantu Persib untuk membayar denda yang dijatuhkan oleh PSSI, dan kegiatan ini akan dilakukan sampai koin yang terkumpul bisa mencukupi untuk membayar denda tersebut.
"Dipastikan tidak hanya Persib saja yang kecewa dengan manajemen PSSI, maka dari itu kegiatan ini juga kami lakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia sepak bola tanah air yang minim prestasi,"
Barca Turut Pantau Yann M'Vila
Barcelona rupanya turut bersaing dengan tim-tim papan atas Eropa untuk mendapatkan gelandang Rennes, Yann M'Vila.
Menurut laporan Cadena Cope, pemandu bakat Barca Urban Ortega telah memantau langsung permainan M'Vila beberapa waktu lalu saat Rennes bertanding di Liga Europa lawan Celtic.
Pemain berusia 21 tahun tersebut tampil gemilang bersama Rennes dan menjadi pemain reguler di timnas Prancis. Ia berpeluang besar dibawa Laurent Blanc ke Piala Eropa 2012 musim panas mendatang.
Sebelumnya, M'Vila sempat dikabarkan menjadi incaran Arsenal awal musim ini ketika The Gunners mencari pemain baru untuk menggantikan Cesc Fabregas dan Samir Nasri yang hengkang.
Menurut agen M'Vila, Ouidycon Ahmed, pemainnya tersebut sangat tertarik untuk bermain di tim besar pada musim 2012-2013 mendatang.
Selain Barca, Real Madrid pun dikabarkan berminat pada M'Vila dan ingin memboyong pemain berposisi gelandang bertahan itu ke Santiago Bernabeu menyusul beberapa pemain Prancis yang lebih dulu berkostum Los Blancos, seperti Raphael Varene dan Karim Benzema.
Barca dan Dua Tim Italia Incar Wonderkid Chile
Pemain muda asal Chile, Bryan Carrasco, menjadi target buruan Barcelona dan dua tim Serie A, Udinese dan Parma.
Pemain timnas Chile U-20 itu tampil gemilang pada Piala Amerika U-20 dan mencetak dua gol untuk La Roja. Ia juga menjadi pemain inti di timnya sekarang, Audax Italiano, meski gagal membawa Audax lolos ke play-off Clausura akhir tahun ini.
Menurut sang agen, Pablo Lecler, Carrasco belum memikirkan kemungkinan gabung tim besar Eropa, namun tak menutup kemungkinan bermain di luar negeri.
"Barcelona telah memantaunya sepanjang tahun ini, tapi mereka juga tahu bahwa ada banyak tim yang juga berminat pada pemain muda ini," kata Lecler.
"Bryan adalah pemain yang punya DNA pemenang. Banyak klub yang berminat, meski belum ada yang memberi tawaran konkret,"
Lecler menambahkan, selain Genoa dan Palermo juga berminat pada Carrasco, termasuk sejumlah tim Spanyol selain Barcelona.
Carrasco sendiri masih terikat kontrak dengan Audax hingga tahun 2015, namun kemungkinan besar akan dilepas klub Chile tersebut bila ada tawaran menarik yang datang dari klub-klub Eropa.
Hancurkan Sevilla, Madrid Kudeta Barca
Real Madrid kembali ke puncak klasemen La Liga setelah berhasil mengandaskan perlawanan Sevilla dengan skor telak 6-2 di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan, Minggu (18/12) dini hari.
Berhasrat merebut pucuk pimpinan La Liga dari Barcelona membuat Real Madrid tampil menggila sejak menit pertama. Aksi Di Maria, Ronaldo dan Callejon membuat hidup Sevilla semakin sulit di pertandingan ini.
Permainan agresif Madrid akhirnya membuahkan hasil di menit ke-10 lewat tendangan Cristiano Ronaldo. Dimulai dengan aksi gemilang Di Maria yang melewati barisan pertahanan Sevilla untuk kemudian mengirim bola kepada Ronaldo, tanpa ampun penyerang asal Portugal ini melesakkan bola melewati Javi Varas.
Sevilla mendapat peluang besar untuk menyamakan kedudukan di menit ke-12. Jesus Navas melepas umpan silang mendatar yang melewati semua pemain di kotak penalti Madrid sebelum akhirnya datang menghampiri Mani yang melepas tendangan keras ke arah gawang Madrid. Namun Casillas luar biasa mampu menepis bola hingga membentur tiang dan kemudian dibuang oleh Pepe.
Bermain terbuka seolah hanya menimbulkan petaka bagi Sevilla. Mereka kembali kebobolan di menit ke-37. Lagi-lagi Di Maria menggiring bola melewati barisan pertahanan Sevilla sebelum akhirnya melepas umpan silang yang disambut sempurna oleh Jose Callejon untuk menambah keunggulan Madrid.
Madrid berpesta gol di babak pertama. Cristiano Ronaldo kembali mencetak gol ketiga Madrid di pertandingan ini pada menit ke-41 melalui tendangan jarak jauh yang fantastis dengan memanfaatkan umpan dari Karim Benzema.
Unggul tiga gol rupanya membuat Madrid lengah dan berakibat kepada diusirnya Pepe di penghujung laga setelah pelanggarannya mendapat kartu kuning kedua. Demi keseimbangan tim, Jose Mourinho kemudian menarik keluar Jose Callejon untuk kemudian digantikan oleh Raul Albiol.
Bermain dengan 10 orang sempat membuat Madrid mengendurkan serangannya di awal babak kedua. Akibatnya Sevilla melalui Jesus Navas berkali-kali tercatat membahayakan gawang Casillas, meski akhirnya gagal membuahkan gol.
Perlahan tapi pasti, Madrid kembali menemukan ritme permainan mereka hingga akhirnya kembali mencetak gol melalui Angel Di Maria di menit ke-66. Benzema dengan cerdik memberikan umpan melewati barisan pertahanan Sevilla hingga membuat Angel Di Maria tinggal berhadapan dengan Javi Varas dan membuat Madrid unggul 4-0.
Sevilla akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan di menit ke-69 melalui gol yang dicetak Jesus Navas. Kerja sama apik Kanoute dan Campana menempatkan bola kepada Navas yang lantas melepas tendangan menembus pojok kanan gawang Casillas. Skor kini berubah menjadi 4-1.
Kedua tim bermain dengan 10 pemain setelah Manu Del Moral diusir keluar akibat dianggap melakukan tekel berbahaya dari belakang kepada Arbeloa di menit ke-74. Anehnya wasit bahkan tidak mengeluarkan kartu kepada Xabi Alonso yang melakukan pelanggaran serupa semenit berselang.
Real Madrid menambah golnya menjadi 5-1 setelah di menit akhir pertandingan Cristiano Ronaldo mencetak Hattrick dari kotak penalti. Wasit memberikan hadiah penalti setelah Benzema dijatuhkan Fazio di kotak terlarang.
Dua gol tambahan terjadi di menit akhir pertandingan untuk masing-masing tim. Madrid menambah keunggulan melalui gol perdana Hamit Altintop dengan memanfaatkan umpan Alonso. Sedangkan tuan rumah memperkecil kekalahan dengan gol yang dicetak Alvaro Negredo di babak injury time.
Kemenangan ini membawa Real Madrid kembali ke puncak klasemen dengan menggeser Barcelona. Sementara Sevilla tertahan di peringkat 5 dengan 24 poin.
Starting Kedua Tim:
Real Madrid (4-2-3-1): Casillas, Arbeloa, Pepe, Ramos, Marcelo; Xabi Alonso, Diarra; Callejon, Di Maria, Ronaldo; Benzema.
Sevilla (4-3-3): Javi Varas; Coke, Caceres, Spahic, Navarro; Medel, Trochowski, Rakitic; Navas, Manu del Moral, Negredo.
Kamis, 15 Desember 2011
Final Ideal, Barca Tantang Santos
Final ideal Piala Dunia Antar Klub akhirnya benar-benar terjadi, hal ini setelah Barcelona lolos ke final setelah mengalahkan AL Sadd empat gol tanpa balas, Kamis (15/12).
Meski menghadapi tim yang kualitasnya berbeda jauh, namun Barca tak sedikit pun memandang remeh Al Sadd, hal tersebut dibuktikan dengan hampir ditampilkannya seluruh tim inti Barca.
Maka bukan hal yang aneh bila Barca terus-menerus menggempur pertahanan jawara Asia ini.
Peluang demi peluang terus diciptakan oleh skuad asuhan Pep Guardiola ini, namun ketatnya lini belakang dan juga penyelesaian akhir yang kurang sempurna membuat gol urung tercipta.
Akhirnya gol yang ditunggu-tunggu lahir juga, namun kali ini bukan karena skil dan juga kerja sama yang apik para pemain Barca, melainkan karena kesalahan koordinasi lini belakang Al Sadd.
Adalah Adriano yang berhasil memecahkan kebuntuan di menit ke-25 setelah berhasil mencuri bola backpass pemain belakang Nadir Berhadj kepada kiper Mohamed Saqr Ahmed.
Selanjutnya, Barca pun terus mendominasi permainan, bahkan hingga 30 menit babak pertama berjalan penguasaan bola sangat timpang, Barca benar-benar memegang kendali permainan, bahkan pemain Al Sadd sangat jarang memegang bola.
Di menit ke-32 sebenarnya Barca berhasil menambah keunggulannya, sayang posisi David Villa ketika menyambar bola liar sudah berada pada posisi offside.
Di menit-menit akhir babak pertama, tepatnya di menit ke-43, Adriano berhasil menambah keunggulan Barca.
Adriano berhasil melakukan tendangan ke arah gawang yang cukup manis, meski tak terlalu keras namun, kiper Al Sadd cukup kesulitan untuk membendungnya.
Gol dari Adriano tersebut menjadi gol penutup di babak pertama ini, Barca sementara unggul dua gol tanpa balas.
Di babak kedua ini, Barca tetap bermain seperti di babak pertama tadi, penguasaan bola penuh dan juga tusukan-tusukan mematikan ke jantung pertahanan Al Sadd.
Namun, karena banyaknya pemain Al Sadd yang turun di lini pertahanan membuat para pemain Barca cukup kesulitan.
Kembali sebuah peluang emas tercipta, sebuah tendangan bebas yang cukup cantik dari Lionel Messi, beruntung Mohammed Saqr masih mampu mementahkan peluang tersebut.
Tak cukup disitu, di menit ke-63, umpan terobosan dari Lionel Messi kepada Seydou Keita menjadi awal terciptanya gol ketiga Barca.
Keita yang sudah memasuki kotak penalti Al Sadd dengan tenang mampu menempatkan bola di luar jangkauan Mohammed Saqr, keunggulan pun bertambah.
Barca pun semakin tak terbendung, sebuah umpan terobosan dari Thiago Alcantara ke dalam kotak penalti Al Sadd berhasil dimanfaatkan oleh Maxwell untuk mencetak gol keempat Barca di menit ke-81.
Meski terus menerus menggempur pertahanan Al Sadd, namun hingga peluit panjang ditiup oleh wasit tak ada lagi gol tambahan yang tercipta.
Barcelona berhasil lolos ke babak final menghadapi Santos pada hari Minggu (18/12) mulai pukul 18.00 WIB.
Mascherano: Barca Harus Hargai Santos
Barcelona akan menghadapi Santos dalam final Piala Dunia Antar Klub. Javier Mascherano berharap timnya dapat menghargai calon lawannya tersebut.
Barca baru saja mengalahkan Al Sadd dalam babak semifinal Piala Dunia Antar Klub. Mereka mencetak 4 gol tanpa balas dalam pertandingan tersebut. Tim asuhan Josep Guardiola tersebut akan bertemu Santos yang sebelumnya berhasil mengalahkan Kashiwa Reysol.
Mascherano mengesampingkan fakta bahwa Santos adalah sebuah klub Brazil dan dirinya adalah seorang pemain Argentina. Dua negara yang merupakan seteru abadi dalam dunia sepak bola. Ia justru menegaskan bahwa takkan mudah bagi timnya untuk menghadapi Santos.
"Final tersebut takkan menjadi istimewa karena saya seorang pemain Argentina,"
"Jelas bahwa ini adalah final, kami ingin memenangkannya karena ini merupakan gelar yang penting bagi kami. Kami akan mencoba melakukan hal yang benar untuk mendapatkan gelar."
"Santos sangat bagus, mereka memiliki pemain depan yang penting, seperti Neymar dan Ganso."
"Saya tahu mereka berpengalaman karena saya pernah bermain di Brazil dan pelatih mereka sangat pintar. Mereka telah berada di final jadi kami harus menghargai mereka."
Rabu, 14 Desember 2011
Bintang Al Sadd Tak Sabar Hadapi Barcelona
Klub Al Sadd akan segera menghadapi Barcelona dalam babak semi final Piala Dunia Antar Klub. Bintang mereka, Nadir Belhadj tak sabar menghadapi tim Catalan tersebut.
Al Sadd berhasil melaju ke babak semi final setelah mengalahkan Esperance dengan skor 2-1. Belhadj memberikan pujian tersendiri terhadap calon lawannya di semi final tersebut. Ia juga menyatakannya bahwa klubnya telah siap menghadapi Barca.
"Kami harus memperlakukan pertandingan ini sebagai sebuah perayaan," ujar Belhadj.
""Kami akan bersiap diri dengan baik untuk memberikan penampilan bagus namun tujuan terpenting adalah untuk bermain dengan nyaman bagi diri kami sendiri. Kami perlu untuk menyatukannya bersama-sama."
"Barca adalah yang terbaik di dunia sebagaimana yang kami lihat dari penampilan impresif mereka di El Clasico melawan Real Madrid."
"Kami tidak boleh fokus hanya kepada satu pemain karena bahaya dapat muncul dari manapun."
"Kita membicarakan tentang Barcelona jadi kami harus tetap fokus."
"Lionel Messi dan Barca sedang berada di belahan bumi yang lain."
"Kami akan bermain dengan sumber daya yang kami miliki dan dengan sekelompok pemain yang telah membantu kami meraihhal besar."
"Kesempatan melawan Barcelona sendiri merupakan hal yang sangat memuaskan."
Langganan:
Postingan (Atom)






