Baroedax Panceg
Selasa, 12 Februari 2013
Juve Tatap Perempat Final
Juventus menumbangkan tuan rumah Celtic 3-0 di babak 16 besar Liga Champions 2012/13 leg pertama. Unggul agregat sementara tiga gol, Juve pun punya kans bagus untuk lolos ke perempat final.
Gol-gol Juventus di Celtic Park, Rabu (13/2), diciptakan oleh Alessandro Matri pada awal babak pertama serta Claudio Marchisio dan Mirko Vucinic pada paruh kedua. Kiper dan kapten Juventus, Gianluigi Buffon, jadi bintang dengan tujuh buah penyelamatannya.
Sebelum laga, pasukan Antonio Conte diperkirakan bakal menemui kesulitan di Celtic Park, tempat Barcelona tumbang saat fase grup dan jadi kuburan klub-klub Serie A dalam delapan pertandingan sejak 1969.
Selain itu, Celtic juga memiliki rekor 21 kali menang dalam 23 pertandingan kandang terakhir mereka di pentas Liga Champions.
Namun, Juventus seolah tak terpengaruh. Meski Celtic didukung penuh para suporternya dan terakhir kali bermain di tempat ini 11 tahun silam mereka kalah 3-4, Juventus tampil percaya diri.
Gebrakan cepat Juventus membuahkan hasil di menit ke-3. Sebuah operan panjang Federico Peluso melambung di atas Efe Ambrose dan jatuh di kaki Matri, yang kemudian menyontek bola melewati terjangan kiper Fraser Forster. Bola bergulir melintasi garis gawang meski sudah coba dihalau oleh Kelvin Wilson.
Celtic lalu balik menekan demi mencari gol penyama kedudukan. Namun, tanpa keberadaan striker Giorgios Samaras yang absen akibat cedera hamstring, Celtic seolah tak punya finisher di barisan depan. Lima shot on target lewat Kris Commons (3), Charlie Mulgrew dan Victor Wanyama, mentah di tangan Buffon.
Juventus lebih sering ditekan, Celtic kesulitan menembus barisan pertahanan Bianconeri yang digalang Leonardo Bonucci, Martin Caceres dan Andrea Barzagli. Skor 1-0 untuk Juventus bertahan hingga jeda.
Babak kedua juga berlangsung ketat. Hingga pertengahan babak, tak kunjung tercipta gol. Conte lalu menarik sang pencipta assist Peluso dan memasukkan Simone Padoin, sedangkan Neil Lennon di kubu Celtic mengganti Commons dengan Tony Watt.
Pada menit 77, tembakan Marchisio dari dalam kotak memanfaatkan operan Matri memaksa Forster memungut bola dari gawang untuk kedua kalinya. Game over untuk tuan rumah di menit 83 setelah assist Marchisio dituntaskan dengan sempurna oleh Vucinic untuk mengubah skor jadi 3-0.
Kegagalan Wanyama mencegah Andrea Pirlo, sang pass master Juventus, menunaikan tugasnya dalam mengatur tempo dan aliran permainan turut menjadi faktor penentu dalam laga ini.
Juventus pun belum terkalahkan di Liga Champions musim ini dan boleh optimistis menatap leg kedua di Turin 7 Maret mendatang.
Susunan pemain Celtic: Forster; Lustig (Matthews 59'), Wilson, Ambrose, Izaguirre; Forrest (kuning 42'), Brown (kuning 76') (Kayal 80'), Wanyama, Mulgrew; Commons (Watt 73'); Hooper (kuning 37').
Cadangan: Zatuska, Matthews, Ledley, Kayal, Miku, Nouioui, Watt.
Susunan pemain Juventus: Buffon, Caceres, Barzagli, Bonucci; Lichtsteiner (kuning 37'), Marchisio (kuning 89'), Pirlo, Vidal, Peluso (Padoin 69' - kuning 76'); Vucinic (Anelka 86'), Matri.
Cadangan: Storari, Pogba (Matri 81'), Padoin, Marrone, Giovinco, Anelka, Quagliarella.
Duel Glasgow Celtic melawan Juventus di babak 16 besar Liga Champions berpeluang menghadirkan inspirasi besar seperti yang terjadi dalam pada fase grup. Kedua tim ini sempat berada dalam posisi sulit dan kemudian menunjukkan mental tanding hebat yang membawa mereka lolos ke babak knockout.
Celtic menjadi tim pertama yang bisa mengalahkan Barcelona musim ini. Berbekal pertahanan disiplin dan dukungan hebat dari suporter, Celtic berhasil membuat Barca pulang dengan tangan hampa dari Celtic Park.
Di sisi lain, Juventus beberapa kali lolos dari lubang jarum dan finis sebagai juara grup. Dua pertandingan melawan Chelsea adalah bukti betapa Si Nyonya Tua mulai menemukan kembali mental juara mereka.
Pertemuan kedua tim sebelumnya cukup berimbang dengan masing-masing mengemas dua kemenangan dalam empat pertandingan dalam empat laga. jadi bisa dipastikan bahwa partai Celtic versus Juventus tak akan berat sebelah.
Senin, 11 Februari 2013
Tolak Klub Australia Dan Thailand Untuk Persib
Top skor A-League 10/11, Sergio Van Dijk ternyata menolak pinangan beberapa klub termasuk klub dari Australia dan Thailand untuk bisa bergabung dengan Persib Bandung.
Setelah melalui proses administrasi yang cukup panjang untuk mendapatkan status WNI, akhirnya harapan untuk membela Maung Bandung tersebut dapat tercapai.
Kepastian bergabungnya Sergio dengan Persib Bandung diumumkan oleh manajemen PT PBB hari senin malam (11/2) di Grha Persib. Selain dihadiri oleh tim Persib, lengkap dari staff pelatih, para pemain, dan para ofisial tim, para petinggi PT PBB dari mulai Presiden Direktur, para Komisaris dan Direktur juga tampak di gedung yang terletak di jalan Sulanjana no 17 tersebut.
Sergio yang datang dengan memakai setelan jas juga membawa serta keluarganya. Dengan bahasa Indonesia yang cukup lancar, ia mengatakan bahagia pada akhirnya dapat bergabung bersama tim asal kota Bandung ini.
Dalam sesi wawancara dengan para peliput, terungkap bahwa sebelum mencapai kesepakatan dengan manajemen Persib, Sergio ternyata sudah menolak beberapa tawaran kontrak dari klub asal dalam dan luar negeri.
“Dulu ada Sriwijaya FC, ada klub dari Thailand, Australia, tapi saya merasa Persib itu klub yang saya mau,” ujar Sergio.
“Saya senang sekarang (resmi menjadi) pemain persib. Persib klub besar di indonesia dengan suporter terbaik d indonesia, pemain-pemain terbaik. Sekarang saya senang semua bisa selesai,” ungkapnya lega.
Namun sebagai penyerang, ia tidak mau mematok target pribadi sebagai top skor di Liga Super Indonesia. Gelar tersebut menurutnya tidak lebih penting dari kemenangan tim Persib untuk mengejar target untuk juara.
Setelah seluruh proses administrasi sebagai Warga Negara Indonesia beres, Sergio juga mengungkapkan keinginannya untuk membela skuat Garuda di masa depan.
Mantan pemain Persib Bandung, Yaris Riyadi pun, menaruh optimisme tinggi terhadap tim Persib musim ini, 2013. Dengan materi pemain terbaik, Yaris yakin Persib musim ini bisa mendapatkan prestasi yang lebih baik.
“Saya sebagai bobotoh harus yakin dengan tim ini. Karena saya lihat pelatihnya bagus, pemain-pemainnya bagus semua dan banyak pemain dari timnas. Harapannya sih bisa lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” ujar Yaris saat ditemui tim Simamaung.
(Simamaung)
=======================
Persisam Samarida vs Persib Bandung
Sabtu 16 Februari 2013
19.00 WIB
Stadion Segiri, Samarinda
Live RRI Pro 2 Bandung & Bobotoh FM (Radio)
Live ANTV
Setelah melalui proses administrasi yang cukup panjang untuk mendapatkan status WNI, akhirnya harapan untuk membela Maung Bandung tersebut dapat tercapai.
Kepastian bergabungnya Sergio dengan Persib Bandung diumumkan oleh manajemen PT PBB hari senin malam (11/2) di Grha Persib. Selain dihadiri oleh tim Persib, lengkap dari staff pelatih, para pemain, dan para ofisial tim, para petinggi PT PBB dari mulai Presiden Direktur, para Komisaris dan Direktur juga tampak di gedung yang terletak di jalan Sulanjana no 17 tersebut.
Sergio yang datang dengan memakai setelan jas juga membawa serta keluarganya. Dengan bahasa Indonesia yang cukup lancar, ia mengatakan bahagia pada akhirnya dapat bergabung bersama tim asal kota Bandung ini.
Dalam sesi wawancara dengan para peliput, terungkap bahwa sebelum mencapai kesepakatan dengan manajemen Persib, Sergio ternyata sudah menolak beberapa tawaran kontrak dari klub asal dalam dan luar negeri.
“Dulu ada Sriwijaya FC, ada klub dari Thailand, Australia, tapi saya merasa Persib itu klub yang saya mau,” ujar Sergio.
“Saya senang sekarang (resmi menjadi) pemain persib. Persib klub besar di indonesia dengan suporter terbaik d indonesia, pemain-pemain terbaik. Sekarang saya senang semua bisa selesai,” ungkapnya lega.
Namun sebagai penyerang, ia tidak mau mematok target pribadi sebagai top skor di Liga Super Indonesia. Gelar tersebut menurutnya tidak lebih penting dari kemenangan tim Persib untuk mengejar target untuk juara.
Setelah seluruh proses administrasi sebagai Warga Negara Indonesia beres, Sergio juga mengungkapkan keinginannya untuk membela skuat Garuda di masa depan.
Mantan pemain Persib Bandung, Yaris Riyadi pun, menaruh optimisme tinggi terhadap tim Persib musim ini, 2013. Dengan materi pemain terbaik, Yaris yakin Persib musim ini bisa mendapatkan prestasi yang lebih baik.
“Saya sebagai bobotoh harus yakin dengan tim ini. Karena saya lihat pelatihnya bagus, pemain-pemainnya bagus semua dan banyak pemain dari timnas. Harapannya sih bisa lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” ujar Yaris saat ditemui tim Simamaung.
(Simamaung)
=======================
Persisam Samarida vs Persib Bandung
Sabtu 16 Februari 2013
19.00 WIB
Stadion Segiri, Samarinda
Live RRI Pro 2 Bandung & Bobotoh FM (Radio)
Live ANTV
Sabtu, 19 Januari 2013
Adelaide United: Kontrak Diputus, SVD Segera Gabung Ke Persib
Situs resmi Federasi Sepak bola Australia (FFA) memberitakan bahwa Striker Sergio Van Dijk resmi memutus kontrak dengan klub Adelaide United untuk segera bergabung ke klub Persib Bandung. Melalui akun twitternya, penyerang berumur 30 tahun itu juga sudah pamit dengan mengatakan terima kasih kepada teman-teman seklub dan juga fansnya di Adelaide.
Menurut Goal.com Australia, kesepakatan Adelaide untuk memutus kontraknya terjadi setelah beberapa waktu lalu Sergio Van Dijk menyatakan minatnya untuk keluar dari klub tersebut. Sergio beralasan bahwa ia ingin lebih dekat dengan keluarganya.
Musim ini, pemain berdarah Indonesia itu ia lebih sering bermain untuk tim Junior Adelaide United daripada untuk tim seniornya, ia hanya bermain 3 kali untuk tim senior. Karena itu, maka hubungan ia dengan pelatih John Kosmina dikabarkan memburuk.
Melalui situs FFA, Adelaide United mengkonfirmasi bahwa penyerangnya itu sudah dilepas dan akan segera bergabung dengan Persib Bandung. Pada halaman tersebut, Adelaide United mengucapkan terima kasih atas kontribusi Sergio selama membela klub dan mendoakan kesuksesan sang striker di masa depan karirnya.
Manajemen Persib Bandung kemungkinan besar akan langsung mendaftarkan Sergio ke PT LI sebagai bagian dari skuat Persib 2013 sebelum pendaftaran pemain ditutup pada tanggal 18 Januari.
Review: Empat Gol Juve Gilas Udinese
Juventus akhirnya berhasil meraih kemenangan pertama di 2013. 4 gol mereka menggilas Udinese di Juventus Stadium, Minggu (20/1).
Si Nyonta Tua langsung mengambil inisiatif serangan pertama, mereka mengandalkan Vucinic dan Giovinco di depan bermodalkan kecepatan.
Sayang penyakit Bianconeri masih sama, mereka banyak menciptakan peluang namun tidak cukup mampu mengkonversinya menjadi gol.
Bahkan gol baru datang hanya beberapa menit sebelum turun minum, menit 41 Paul Pogba mengkreasi golazo dari jarak jauh. Memanfaatkan bola liar sepakan deras dari luar kotak penalti memberi Juve keunggulan 1 gol sebelum jeda.
Mengawali babak kedua Conte memutuskan untuk mengganti Giovinco dengan Alessandro Matri. Meski begitu gol tambahan baru tercipta di menit 66.
Lagi-lagi Paul Pogba yang menciptakannya, kembali dari sepakan jarak jauh di luar kotak penalti. Bola menghunjam ke pojok bawah tanpa bisa dihadang Padelli.
Keunggulan Kekasih Italia kian nyaman saat laga memasuki menit 72, Mirko Vucinic mencetak gol ketiga dari jarak dekat usai menerima corner yang dikirim Arturo Vidal.
Udinese yang ingin menipiskan skor tak kunjung menemui apa yang mereka mau. Muriel dan Di Natale kesulitan menembus lini belakang Juve yang kali ini nampak lebih disiplin.
Le Zebrette malah harus kembali menelan pil pahit saat Alessandro Matri lolos dari jebakan offside, dengan kalem Matri melewatkan bola di antara kaki Padelli untuk membawa tuan rumah unggul 4-0 di menit 80.
Skor tersebut bertahan hingga wasit meniup peluit panjang usai memberi 2 menit injury time. Tambahan 3 angka sementara waktu menjauhkan Juve dari Lazio sebanyak 5 poin yang beberapa jam sebelumnya bermain seri 2-2 dengan Palermo.
Starting Line Up:
Juventus: Buffon; Barzagli, Bonucci, Caceres; Lichtsteiner, Vidal, Pogba, Giaccherini, De Ceglie (Isla 83'); Vucinic, Giovinco (Matri 45').
Bench: Storari, Rubinho, Peluso, Rugani, Garcia, Padoin, Marrone, Isla, Schiavone, Matri, Beltrame, Kabashi.
Udinese: Padelli; Heurtaux, Domizzi, Danilo; Basta, Pinzi, Allan, Lazzari, Pasquale (Gabriel 83'); Pereyra (Di Natale 51'); Muriel (Maicosuel 73').
Bench: Scuffet, Pawlowski, Coda, Angella, Faraoni, Silva, Merkel, Ranegie, Di Natale, Maicosuel, Campos, Fabbrini, Merkel.
Rabu, 21 Desember 2011
Juventus Taklukkan Novara
Juventus menghadapi Novara dalam lanjutan Serie A. Mereka berhasil mengalahkan lawan mereka tersebut dengan skor 2-0.
Pertandingan baru memasuki menit 4 namun Bianconeri telah berhasil membuat gebrakan. Pemain Juventus, Paolo De Ceglie berhasil menerobos sisi kiri pertahanan Novara. Ia langsung mengirimkan umpan terobosan kepada Simone Pepe yang telah berada di depan gawang Novara. Pepe yang tidak terkawal akhirnya mampu mencetak gol ke gawang Novara.
Del Piero hampir saja menggandakan keunggulan Bianconeri pada menit 31. Giaccherini berhasil mengirimkan umpan lambung kepada Del Piero yang telah berada di daerah kotak penalti lawan. Pemain veteran Juventus tersebut mencoba mengarahkan bola ke sudut pojok gawang namun bola masih melebar dari gawang.
Juventus hampir saja mencetak gol ketiga mereka namun penampilan gemilang dari kiper Ujkani berhasil menggagalkan peluang mereka. Pepe mengirimkan umpan lambung ke depan gawang Novara. Giaccherini berhasil menanduk bola tersebut dengan keras ke arah gawang pada menit 40. Sayangnya kiper Ujkani berhasil menepis bola tersebut.
Del Piero benar-benar kurang beruntung dalam pertandingan ini. Ia mendapatkan peluang emas namun gagal memanfaatkannya dengan baik pada menit 48. Pepe berhasil menerobos pertahanan Novara hingga berhasil masuk ke area kotak penalti. Ia langsung mengirimkan umpan terobosan kepada Del Piero tengah tak terkawal. Del Piero sebenarnya masih memiliki waktu namun ia terburu-buru menendang bola tersebut hingga bola itu akhirnya melebar dari gawang.
Novara hampir saja menyamakan kedudukan pada menit 64. Pemain Novara. Morganella berhasil memberikan umpan matang dari sisi kanan pertahanan Juventus. Rubino berhasil mengecoh Chiellini kemudian menanduk umpan tersebut ke pojok kiri gawang. Buffon melakukan aksi gemilang untuk menggagalkan peluang emas tersebut.
Juventus menambah keunggulannya pada menit 75. Sebuah tendangan pojok dari Andrea Pirlo berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Fabio Quagliarella. Ia menanduk bola tersebut ke sudut kiri gawang tanpa mampu dihalau kiper Ujkani. Skor menjadi 2-0 untuk keunggulan Juventus.
Bianconeri hampir saja memperbesar kemenangannya pada menit 82. Tendangan pojok dari Pepe berhasil diterima oleh Matri. Ia berhasil mengirimkan umpan matang kepada Marchisio yang berdiri tak terkawal di depan gawang. Ia langsung menendang bola tersebut ke arah pojok kiri gawang. Kiper Ujkani sudah tidak berhasil menghadangnya namun pemain bertahan Novara, Paci berhasil menghadangnya dengan susah payah.
Juventus akhirnya berhasil mengunci kemenangan 2-0 setelah peluit akhir pertandingan dibunyikan. Kemenangan ini membuat The Old Lady bertahan di puncak klasemen dengan raihan 33 poin. Novara sendiri tetap berada di zona degradasi dengan menduduki posisi ke 19 dengan raihan 11 poin.
Susunan Pemain:
Juventus:
Buffon; Lichtsteiner, Barzagli, Chiellini, De Ceglie; Giaccherini, Pirlo (Pazienza), Marchisio; Pepe, Quagliarella (Matri 77'), Del Piero (Etigarribia 63').
Novara:
Ujkani; Morganella, Dellafiore (Paci 20'), Ludi, Centurioni, Gemiti; Marianini (Porcai 55'), Radovanovic, Rigoni; Meggiorini, Rubino (Mazzarani 76').
Juventus Berencana Pinjam Borriello
Pemuncak klasemen Serie A, Juventus dikabarkan bersiap menampung striker AS Roma, Marco Borriello dengan status pinjaman di bursa transfer Januari nanti.
Mantan pemain Genoa ini memang tengah berada di pintu keluar setelah gagal mendapatkan tempat dalam skuad Luis Enrique.
Pemain berusia 29 tahun ini sebenarnya baru saja dipermanenkan oleh Roma di awal musim ini setelah menjalani masa peminjaman dari AC Milan selama satu musim.
Namun, bukannya tampil lebih banyak dan terus menorehkan gol untuk Roma, Borriello malah lebih sering menjadi pemain cadangan, bahkan dirinya musim ini baru memainkan dua laga di Serie A.
Borriello sendiri sebenarnya bukan pemain incaran baru Juventus, mereka sempat ingin mendapatkannya di tahun 2010. Namun, Borriello akhirnya lebih memilih bermain untuk Roma.
Si Nyonya Tua pun akhirnya merekrut Fabio Quagliarella dari Napoli.
Belum jelas apakah Roma bersedia untuk melepas Borriello dengan status pinjaman, namun yang pasti mereka bersedia melepas Borriello dengan biaya transfer sebesar 12 juta Euro.
Langganan:
Postingan (Atom)




